Senin, 09 Maret 2020

Tip Memilih Sepatu Sekolah

Sepatu menjadi salah satu unsur yang penting bagi kenyamanan anak. Anak usia SD misalnya, akan lebih percaya diri menikmati pengalaman pertama di sekolah. Sedangkan anak usia SMP dan SMA tentunya memerlukan sepatu baru untuk mengikuti peraturan sekolah.
Ada dua jenis sepatu yang digunakan oleh anak sekolah, yakni sepatu formal yang biasanya berwarna hitam. Sedangkan satu lagi adalah sepatu kets untuk kegiatan berolahraga. Nah, sudah siapkan belum sepatu untuk anak Anda?

Tips memilih sepatu sekolah anak
Anak-anak berada dalam fase pertumbuhan yang cepat. Jadi, sepatu yang dipilih sebaiknya bisa menunjang pertumbuhan tersebut. Sepatu yang terlalu longgar, tentu akan menyebabkan anak tersebut tidak nyaman saat menggunakannya.
Sedangkan sepatu yang terlalu sempit akan berbahaya bagi pertumbuhan kaki anak. Kemungkinan terburuk adalah lecet, hingga cedera kaki yang sangat berbahaya bagi anak. Bahaya juga akan timbul bila sepatu tersebut terlalu besar.
Jadi, lebih hati-hati yah dalam memilih sepatu anak. Berikut kami memberikan tips untuk memilih sepatu sekolah yang tepat untuk anak. Simak, yah.
Mencoba sepatu di kedua kaki
Idealnya anak mencoba sepatu jangan hanya pada satu kaki saja, baik kaki kanan maupun kaki kiri. Usahakan ketika mencoba sebelum membeli, dicoba di kedua kakinya. Ada kemungkinan anak merasa sepatu tersebut nyaman di kaki kiri, namun kurang nyaman di kaki kanan.
Jadi, biarkan anak-anak mencoba sepatu tersebut di kedua kakinya untuk mendapatkan sepatu yang nyaman untuk keduanya. Usahakan juga datang ke toko sepatu pada malam hari, karena pada saat tersebut, kaki anak melar sempurna.
Hindari mencoba satu kaki, langsung membeli. Nah, bagi yang punya kebiasaan seperti itu, mulai dirubah yah.
Minta anak berjalan dengan sepatu itu
Setelah dicoba di kedua kakinya dan dirasa pas serta nyaman, sekarang minta anak Anda untuk berjalan menggunakan sepatu itu. Ada jenis dan ukuran sepatu yang nyaman ketika digunakan, namun kurang nyaman ketika dipakai. Tentu saja hal tersebut bisa berdampak buruk bagi anak.
Setelah anak tersebut mencoba berjalan dan merasa sepatu tersebut benar-benar pas, baru putuskan untuk membeli sepatu itu. Kadang, anak-anak hanya memilih sepatu berdasarkan warna atau model yang dia sukai. Cara menghindarinya adalah menyuruhnya menggunakan sepatu tersebut di kedua kaki, lalu berjalan.
Apabila si anak merasa tidak nyaman dan sakit pada kakinya, sesuka apapun ia pada sepatu tersebut, akan mudah membuatnya berpaling ke sepatu yang lain.

Pilih sepatu yang berkualitas
Prioritaskan sepatu dengan kualitas yang baik dalam membeli sepatu. Hindari memilih sepatu yang berkualitas jelek atau meragukan hanya karena harganya lebih murah. Sepatu yang paling tepat digunakan untuk anak adalah sepatu yang tahan lama dan awet.
Tidak masalah mempertimbangkan brand ternama untuk sepatu anak Anda. Biasanya, dibanding sepatu palsu atau KW, sepatu original dengan brand ternama memiliki harga yang lebih tinggi. Namun, sepatu tersebut memiliki kualitas, baik dari segi bahan maupun teknik pembuatan.


Jadi, daripada beli sepatu murah namun cepat hancur atau rusak sehingga harus beli lagi, lebih baik membeli sepatu berkualitas tinggi yang harganya lebih mahal. Tapi, sepatu tersebut bisa digunakan dalam waktu yang lama.

Hindari sepatu berbahan sintetis
Anak SMA laki-laki biasanya menggunakan sepatu formal jenis pantofel dan semacamnya untuk digunakan saat sekolah. Bila Anda ingin membelikan sepatu jenis tersebut, hindari sepatu yang dibuat dari bahan sintetis.
Bila ingin sepatu kulit, usahakan sepatu tersebut terbuat dari kulit asli. Sebab, selain tahan lama, sepatu dari kulit asli juga lebih mudah perawatannya. Sedangkan sepatu yang terbuat dari kulit sintetis akan lebih mudah mengelupas dan menjadi jelek.
Atau, Anda bisa memilihkan sepatu berbahan dasar kanvas dengan sol karet untuk sepatu olahraga anak Anda. Apabila sepatu tersebut juga berwarna hitam, bisa digunakan menggantikan sepatu formal.

Jumat, 26 September 2014

10 CIRI-CIRI PENIPU JUAL BELI ONLINE

Kapok atau takut ditipu lewat transaksi jual belionline? Tidak ingin menjadi korban penipuan berikutnya? Ada baiknya simak dan perhatikan 10 ciri-ciri khas aksi penipuan di internet: 1. Mengirimkan promosi lewat sms. Trik ini paling sering dilakukan. Penipu secara acak mengirim sms berisi tawaran produk super murah atau hadiah undian. Biasanya ponsel, kamera, komputer atau elektronik. Harapan mereka dari 1000 sms yang terkirim mungkin ada 100 orang bodoh yang bisa ditipu. Kenyataannya memang banyak yang tertipu. 2. Nomor pengirim tidak sama dengan nomor yang tercantum di sms. Secara etika, mengirimkan sms promosi tanpa persetujuan si pemilik nomor ponsel sudah termasuk spamming, apalagi jika modusnya penipuan dan menyuruh tranfer uang? Sungguh keterlaluan. Pengiriman sms massal itu ada programnya yang biasanya disebut sms gateway server. Sehingga kalau kita membalas ke nomor tersebut tidak akan pernah bisa. Sudah jelas yang mengirim ingin bersembunyi dari tindakan tersebut atau mengelak jika ditanya. Bagaimana kita bisa percaya promosi sms tersebut? 3. Barang murah - harga diskon. Ciri berikutnya yang paling menyolok adalah harga super diskon. Kamera asli seharga Rp 7 juta dijual Rp 4 juta, blackberry Rp 3 juta bisa dijual Rp 1.5 juta, laptop Rp 6 juta bisa dijual Rp 2 juta, dsb. Embel-embel yang diberikan misalnya barang black market (BM), masuk dari Batam, Tanjung Pinang, dsb. Dengan memberikan harga murah diharapkan korban akan tergiur dan ileran. Sehingga cepat-cepat ke ATM tranfer duit kepada kawanan penipu. Lain kali kalau menemukan tawaran super murah yang tidak logis tersebut, harap tanyakan dulu apakah Steve Jobs adalah paman mereka, Bill Gates adalah engkong mereka, dsb. Kalau bukan, dari mana mereka bisa dapat harga murah? Gampang kan? 4. Menggunakan blog, forum, facebook, iklan gratisan. Namanya orang yang lagi tidak punya uang. Jadi sumber untuk mendapatkan uang guna menghidupi anak dan isterinya adalah lewat upaya tipu menipu. Salah satu sarana paling empuk yaitu lewat media internet. Karena media internet banyak yang gratis seperti situs iklan, blog, facebook, forum, dsb. Tidak mungkin kalau orang bisa membeli barang untuk berjualan tetapi tidak memiliki blog atau website yang dikelola secara profesional. Tidak mungkin langganan beli domain yang cuma Rp 100.000 per tahun tidak mampu. Apa kata dunia? 5. Tidak menerima cash on delivery (COD). Ciri paling paten: tidak adanya fasilitas COD (Cash on Delivery). Penipu paling anti "barang datang bayar di tempat". Mereka tidak pernah mau disuruh mengantar barang ke rumah atau kantor si pembeli dan melakukan pembayaran di sana. Karena mereka memang tidak punya toko dan barang untuk dijual. Penipu cuma melayani tranfer dan tranfer. Kadang alasan yang dibuat untuk menggertak, "COD hanya untuk pembelian di atas Rp 15 juta." Preettt.... Mereka pikir tidak mungkin orang punya uang sebanyak itu untuk membeli dan supaya dianggap serius. 6. Tidak ada alamat toko. Punya toko berjualan tetapi tidak mencantumkan alamat? Sungguh keterlaluan. Kalau benar tidak ada toko nyata, minimal mencantumkan alamat rumah, kost, apartemen, korespondensi, dsb...bukan? Ini kok tanpa alamat apapun? Dari mana mereka ambil dan taruh barang? Jangan mudah percaya ancaman: "Kami spesialis jualan online dan tidak ada alamat toko." Preett.... Yang ada alamat saja banyak yang palsu apalagi yang tidak ada alamat? Mau cari si penjual jika ketahuan menipu atau ada kasus di mana nantinya? Jualan kok takut kasih alamat. Minimal ada alamat rumah, kost atau apartemen. 7. Mencantumkan testimoni palsu. Untuk lebih meyakinkan calon korban, biasanya penipu menulis sendiri testimoni di blog atau website mereka sendiri. Atau kadang suruh temannya yang lain saling menulis. Rata-rata bunyinya begini: "Pertama cukup meragukan. Banyak kasus penipuan. Namun setelah berbelanja dan barang terkirim, akhirnya percaya. Benar-benar bagus dan murah." Joyo - Surabaya (081876XXXX) "Juragan satu ini layak dapat bintang. Barang bagus, pengiriman sesuai janji. Mantap Boss!" Charles - Jakarta (0856787XXXX) "Saya suka dengan pelayanan toko online satu ini. Barang sesuai gambar, harga murah dan pengiriman cepat lewat TIKI. Cukup 3 hari." Atun - Yogyakarta (08127654XXXX) Masih banyak lagi yang bisa Anda karang sendiri. Masa tidak bisa mengarang seperti kawanan penipu? 8. Toko berlokasi di kota-kota tertentu. Kalau ada yang menjual elektronik, komputer dan ponsel super murah yang mengatasnamakan kota-kota tertentu seperti: Batam, Tanjungpinang, Medan, Pontianak, bisa dipastikan penipuan. Meski beberapa kota memang bersinggungan dengan negara luar, tetapi tetap saja tidak ada barang murah sedemikian rupa. 9. Anti Rekening Bersama (Escrow). Kawanan penipu juga paling anti menggunakan rekening bersama (escrow). Mereka tidak mau uang yang diincar dari korban tertahan di pihak lain. Padahal kalau niat beneran jualan, buat apa kuatir? Toh nanti uang pembeli juga akan dibayarkan kok.Jadi kalau ada penjual yang anti diajak menggunakan rekening bersama maka 1000% pasti penipuan. 10. Terlihat janggal di website mereka. Pokoknya kalau diamati baik-baik, pasti ada yang janggal dengan tampilan, foto dan tulisan website penipuan tersebut. Fotonya bisa aneh, tulisannya acak kadul karena menjiplak dari website lain, selalu menekankan transfer, transfer dan transfer uang. Kadang mereka menakut-nakuti kita jika tidak membeli akan menyesal, dsb. Alamat tidak jelas, hanya menggunakan nomor ponsel, rekening bank tidak tercantum, dsb. "Kami khusus jualan online. Tidak ada toko!" "Percaya silakan beli, tidak percaya jangan banyak tanya." "Buat apa menipu karena kami menggunakan nomor cantik. Penipu tidak akan menggunakan nomor cantik." Aneh. Yang biasanya ada toko lalu berjualan online, ini jualan online kok bilang tidak ada toko. Ambil barang dan taruh barang di mana ya? Masa jualan tidak boleh orang bertanya? Nomor cantik dari Hongkong? Kalau berhasil nipu Rp 1 milyar, semua nomor cantik juga bisa dibuang. Ini salah satu contoh ciri Penipu Jual Beli Online:
NAMA: JIMMY ALFIAN EMAIL: onlineshop689@ gmail.com Telepon: 0815-3474-0009 BAGI KONSUMEN YG MENGGUNAKAN TELKOMSEL ANDA BISA HUBUNGI DI NOMOR: 0853-1687-1688 website: http://on-lineshop1.blogspot.com/ Bagaimana sekarang? Apakah kita akan tertipu lagi? Kalau Anda masih saja ditipu oleh jual beli online.

CIRI-CIRI PENIPUAN JUAL BELI ONLINECiri - Ciri Penipuan Jual Beli Online

Kebutuhan masyarakat Indonesia akan yang namanya Online Shop semakin meningkat dari waktu ke waktu. Selain keberadaan ribuan toko online serta adanya situs jual beli online terbesar di Indonesia seperti Tokobagus.com atau Berniaga.com, pastinya akan mendatangkan banyak sekali manfaat terutama bagi para pelaku bisnis maupun kita sebagai penjual maupun pembeli. Barang dan Jasa yang ditawarkanpun sangatlah beragam baik dari produk elektronik, pakaian, otomotif hingga lowongan pekerjaanpun tersebar di segala penjuru pelosok dunia maya. Sebagai pembeli kita dituntut untuk cerdas dan jeli. Cerdas dan jeli disini dalam arti selalu waspada sebelum membeli suatu barang dari orang yang belum kita kenal sebelumnya. Karena diluar sana oknum - oknum nakal pelaku penipuan online ini jumlahnya kian hari terus meningkat, entah karena ini ada niat pelakunya maupun karena ada kesempatan. Maka dari itu, agar anda tidak gegabah dalam menentukan sikap dalam membeli barang ada baik membaca Ciri - Ciri Penipuan Jual Beli Online, berikut ini : 1. Produk dan Barang Elektronik. Barang yang sering dijual oleh para penipu ini ialah produk - produk seperti gadged, handphone terbaru, laptop, kamera digital dan produk - produk elektronik lainnya. Karena barang - barang seperti menurut saya tingkat daya jual dan beli di masyarakat sangatlah tinggi (animonya). 2. Harga barang Tidak Wajar. Umumnya para penipu ini menjual barang hingga 50% dari harga normal dipasaran. Itu dilakukan agar menarik minat calon korbannya. Misal : Sebuah gadged Nokia Lumia 625 harga barunya Rp. 2.000.000,-. Kemudian si penipu tersebut menjualnya dengan harga Rp. 500.000,- sd Rp 1.000.000. Hati - hati ini hanyalah trik untuk mengelabuhi anda. 3. Tidak Bisa COD (Cash On Delivery). Pada umumnya si penipu ini akan menolak dengan beribu alasan, karena barang yang mereka jual ialah fiktif alias tidak ada. Misalkan Bisa COD, si penipu mengharuskan atau meminta DP terlebih dahulu sebesar 50% dari harga barang. 4. Tidak Bisa Rekber (Rekening Bersama). Rekening bersama adalah salah bentuk meminimalisir tindak pidana kejahatan penipuan jual beli online. Apabila si oknum ini diajak untuk rekber dia menolak dengan alasan ribet atau belum pernah dsb. Waspada saja untuk siap - siap meninggalkan itu lapak jual belinya. 5. Alamat Toko Tidak Jelas atau Fiktif. Biasanya para penipu ini mengaku berdomisili di sekitar Batam, Pekanbaru, Pontianak atau daerah yang dekat dengan perbatasan anatar negara. Misalkan ada toko pasti letaknya jauh dan bisa dibilang susah untuk dijangkau. Atau bahkan kalau dicek langsung tidak ada sama sekali. Ada juga penipu yang mngelak kalau dia hanya berjualan online alias tidak ada tokonya. Kalau di logika orang dagang online untuk mendongkrak jualan di toko offline atau fisiknya. Sedangkan si penipu ini berpikir sebaliknya, jualan online karena tidak ada toko fisiknya, aneh bukan? 6. Barang Black Market. Anehnya disini si penipu ini mengaku kalau barang BM yang mereka jual bergaransi. Kalau kita nalar saja, mana ada barang BM bergaransi resmi 1 hingga 2 tahun. Karena sejatinya barang black market ialah barang ilegal tanpa ada persetujuan dari pihak bea cukai untuk diperdagangkan. Ini hanyalah akal - akalan para penipu. 7. Foto barang dan Resi Pengiriman tidak Jelas. Para penipu ini juga menampilkan foto barang yang sudah pasti asal ambil di google, forum atau lapak orang lain. Resi pengirimanpun sudah pasti fiktif. Lha wong niatnya sudah menipu. Contohnya : Toko ngakunya di Batam namun salah satu bukti resinya di cek ternyata dari Jakarta ke Jogja. 8. Menggunakan Webite gratisan beserta testimoni palsunya. Yang saya ketahui prinsip penipu ini ialah tidak beda jauh dari prinsip dalam dunia ekonomi. Yakni mengeluarkan modal sedikit untuk mendapatkan hasil maksimal bergitu juga degan para penipu. Misal ada testimonipun itu semua hanyalah karangan belaka para penipu tersebut. Testimoni yang mereka dapatkanpun hanyalah karangan sendiri. Ini salah satu diantara toko/penjual online Penipu NAMA: JIMMY ALFIAN EMAIL: onlineshop689@ gmail.com Telepon: 0815-3474-0009 BAGI KONSUMEN YG MENGGUNAKAN TELKOMSEL ANDA BISA HUBUNGI DI NOMOR: 0853-1687-1688 website: http://on-lineshop1.blogspot.com/ lokasi seller: bandung
Setelah membaca tulisan ini harapan terbesar saya ialah tidak ada korban - korban lagi yang berjatuhan akibat kurang jelinya kita dalam membeli suatu barang dengan sistem online yang mengakibatkan dengan mudahnya para pelaku kriminal jual beli online ini mengambil uang hasil jerih payah anda pribadi. Ingat, waspada sebelum membeli ada kunci berhasilnya suatu proses transaksi. Anda, masih ragu lapak orang lain penipu apa bukan? Mari kita sama - sama diskusikan melalui kotak komentar di bawah ini. Semoga artikel mengenai Ciri - Ciri Penipuan Jual Beli Online dapat memberikan manfaat bagi anda semua.

Senin, 06 Mei 2013

Sepatu Casual


Sepatu Casual bahan kulit nubuk, sol karet pentil di buat oleh tangan terampil para pengerajin

Selasa, 30 April 2013

Proses Pembuatan Sandal

Proses pembuatan sandal oleh pengerajin yang siap menghadapi pasar bebas yang tentunya membutuhkan pembinaan dan pendampingan dari semua pihak yang terkait.

Sandal Wanita Sederhana

Sandal Wanita Sederhana ini dibuat dengan model yang simple dan praktis , sandal ini cocok dipakai untuk aktifitas keseharian di rumah, belanja mapun rekreasi dan sandal ini bisa dipakai oleh semua kalangan, mulai dari anak remaja sampai ibu rumah tangga.