Sepatu menjadi salah satu unsur yang penting bagi kenyamanan anak. Anak usia SD misalnya, akan lebih percaya diri menikmati pengalaman pertama di sekolah. Sedangkan anak usia SMP dan SMA tentunya memerlukan sepatu baru untuk mengikuti peraturan sekolah.
Ada dua jenis sepatu yang digunakan oleh anak sekolah, yakni sepatu formal yang biasanya berwarna hitam. Sedangkan satu lagi adalah sepatu kets untuk kegiatan berolahraga. Nah, sudah siapkan belum sepatu untuk anak Anda?
Tips memilih sepatu sekolah anak
Anak-anak berada dalam fase pertumbuhan yang cepat. Jadi, sepatu yang dipilih sebaiknya bisa menunjang pertumbuhan tersebut. Sepatu yang terlalu longgar, tentu akan menyebabkan anak tersebut tidak nyaman saat menggunakannya.
Sedangkan sepatu yang terlalu sempit akan berbahaya bagi pertumbuhan kaki anak. Kemungkinan terburuk adalah lecet, hingga cedera kaki yang sangat berbahaya bagi anak. Bahaya juga akan timbul bila sepatu tersebut terlalu besar.
Jadi, lebih hati-hati yah dalam memilih sepatu anak. Berikut kami memberikan tips untuk memilih sepatu sekolah yang tepat untuk anak. Simak, yah.
Mencoba sepatu di kedua kaki
Idealnya anak mencoba sepatu jangan hanya pada satu kaki saja, baik kaki kanan maupun kaki kiri. Usahakan ketika mencoba sebelum membeli, dicoba di kedua kakinya. Ada kemungkinan anak merasa sepatu tersebut nyaman di kaki kiri, namun kurang nyaman di kaki kanan.
Jadi, biarkan anak-anak mencoba sepatu tersebut di kedua kakinya untuk mendapatkan sepatu yang nyaman untuk keduanya. Usahakan juga datang ke toko sepatu pada malam hari, karena pada saat tersebut, kaki anak melar sempurna.
Hindari mencoba satu kaki, langsung membeli. Nah, bagi yang punya kebiasaan seperti itu, mulai dirubah yah.
Minta anak berjalan dengan sepatu itu
Setelah dicoba di kedua kakinya dan dirasa pas serta nyaman, sekarang minta anak Anda untuk berjalan menggunakan sepatu itu. Ada jenis dan ukuran sepatu yang nyaman ketika digunakan, namun kurang nyaman ketika dipakai. Tentu saja hal tersebut bisa berdampak buruk bagi anak.
Setelah anak tersebut mencoba berjalan dan merasa sepatu tersebut benar-benar pas, baru putuskan untuk membeli sepatu itu. Kadang, anak-anak hanya memilih sepatu berdasarkan warna atau model yang dia sukai. Cara menghindarinya adalah menyuruhnya menggunakan sepatu tersebut di kedua kaki, lalu berjalan.
Apabila si anak merasa tidak nyaman dan sakit pada kakinya, sesuka apapun ia pada sepatu tersebut, akan mudah membuatnya berpaling ke sepatu yang lain.
Pilih sepatu yang berkualitas
Prioritaskan sepatu dengan kualitas yang baik dalam membeli sepatu. Hindari memilih sepatu yang berkualitas jelek atau meragukan hanya karena harganya lebih murah. Sepatu yang paling tepat digunakan untuk anak adalah sepatu yang tahan lama dan awet.
Tidak masalah mempertimbangkan brand ternama untuk sepatu anak Anda. Biasanya, dibanding sepatu palsu atau KW, sepatu original dengan brand ternama memiliki harga yang lebih tinggi. Namun, sepatu tersebut memiliki kualitas, baik dari segi bahan maupun teknik pembuatan.
Jadi, daripada beli sepatu murah namun cepat hancur atau rusak sehingga harus beli lagi, lebih baik membeli sepatu berkualitas tinggi yang harganya lebih mahal. Tapi, sepatu tersebut bisa digunakan dalam waktu yang lama.
Hindari sepatu berbahan sintetis
Anak SMA laki-laki biasanya menggunakan sepatu formal jenis pantofel dan semacamnya untuk digunakan saat sekolah. Bila Anda ingin membelikan sepatu jenis tersebut, hindari sepatu yang dibuat dari bahan sintetis.
Bila ingin sepatu kulit, usahakan sepatu tersebut terbuat dari kulit asli. Sebab, selain tahan lama, sepatu dari kulit asli juga lebih mudah perawatannya. Sedangkan sepatu yang terbuat dari kulit sintetis akan lebih mudah mengelupas dan menjadi jelek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar